Langsung ke konten utama

The Beauty of Knowing People

 Kita bertemu dengan orang baru setiap harinya, mungkin teman dari teman kita, atau orang asing yang tiba-tiba mengajak berkenalan di jalan, mungkin seseorang yang kita kenal hanya dari sosial media sebelumnya dan tiba-tiba bertemu langsung dengannya.

Percaya apa tidak bahwa orang-orang yang awalnya asing itu yang akan membentuk kita suatu saat nanti? Jika kamu mau mengenalnya sedikit lebih jauh.

Aku selalu percaya bahwa jiwa seseorang tidak hanya terbentuk dari dirinya sendiri, pengalaman seseorang tidak hanya ia dapat dari pengalaman yang terjadi padanya sendiri, pengetahuan yang ada di dirinya bukan hanya berasal dari hasil pikirannya sendiri, tapi segala hal yang ada dalam diri kita terbentuk dari hal-hal eksternal juga, dan salah satunya berasal dari orang-orang yang berada di sekitar kita.

Karena itu bagiku bertemu orang baru juga berarti menambah kesempatan baru, menambah pengetahuan baru, dan menambah pengalaman baru.

Apa kamu tau bahwa seseorang dapat merubah cara kita melihat dunia? Jika kamu memiliki seorang teman yang selalu bersikap positif dan terlihat dapat menghadapi segala masalah kamu bisa tanya bagaimana cara ia melihat dunia hingga ia bisa terbentuk menjadi pribadi yang luar biasa.

Jika kamu memiliki seorang teman yang selalu melanggar peraturan dan tidak perduli apa kata orang, kamu bisa tanya apa yang membuatnya begitu berani untuk berdiri di tempat yang tidak berani untuk di injak orang lain, aku yakin kamu akan mendengar jawaban paling mengejutkan darinya yang dapat membuatmu lebih berani untuk berdiri di tempat yang kamu percayai.

Orang-orang cenderung lebih fokus menilai sesuatu saat mereka menemukan keanehan dibanding menanyakan mengapa keanehan itu terjadi dan apa yang membuat kepribadian seseorang berbeda dari yang lain. Menurutku setiap orang memiliki alasannya dalam melakukan sesuatu, jika bukan alasan maka mereka memiliki cerita yang telah membentuk mereka menjadi mereka yang sekarang, dan kadang melalui cerita seseorang, ia akan menunjukkan cara ia melihat dunia, dan kamu bisa sekali-kali mencoba melihat dunia melalui kacamatanya, percaya padaku itu adalah hal seru yang harus dicoba.

Keindahan dari mengenal seseorang adalah kita merasa seperti mengenal dunia. Ada perkataan bahwa buku adalah jendela dunia, maka orang yang ada di sekelilingmu adalah isi duniamu.

Apa yang kamu dapatkan ketika kamu membaca sebuah buku fiksi? Kisah…., kisah tentang seseorang. Tapi melalui buku yang kamu baca kamu diajak untuk mengenal sang pemeran utama, bagaimana kebiasaannya, bagaimana perilakunya saat ia menghadapi masalah, apa yang ia lakukan saat ia bahagia, bagaimana ia mengatur perasaannya. Kamu diajak untuk mengenal sang pemeran utama sedalam-dalamnya. Mengapa? Tentu karena kita dapat mengambil pelajaran dari sang pemeran utama, bahkan meskipun keputusan yang ia buat cenderung buruk, itupun dapat memberikan kita kesadaran bahwa kita tidak boleh sembarangan dalam membuat keputusan.

Dengan mengenal pemeran utama kadang kita mendapat pengetahuan baru. Mungkin saja pemeran utama ini memiliki kepribadian yang sangat berkebalikan denganmu dan kamu tidak pernah tau bagaimana kehidupan yang dijalani oleh kepribadian orang sepertinya, melalui kisahnya kamu mengetahui kehidupan yang belum kamu ketahui sebelumnya.

How amazing is that?!

Jadi, jangan pernah membatasi dirimu dari mengenal banyak orang. Bisa jadi kamu mendapat inspirasi untuk karir masa depanmu melalui seseorang yang belum kamu temui, bisa jadi kamu menemukan seseorang yang bisa menyelamatkan hidupmu di antara orang-orang yang belum kamu temui, atau bisa jadi salah seorang temanmu adalah seseorang yang akan memberikan pengalaman baru dalam hidupmu jika kamu mengenalnya lebih dekat.

Kenali dan jangan lupa berikan apresiasi kepada orang-orang di sekitarmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ichigo Ichie: Seni Menghargai Setiap Momen, Kunci Kebahagiaan ala Jepang (Review Buku)

Kita hanya hidup satu kali, tetapi jika kita menjalankannya dengan benar, satu kali saja sudah cukup. is this book for you? buku ini untukmu, jika... Kamu ingin membaca buku yang ringan dan tipis tapi tetap memberikan ilmu baru. Kamu ingin membaca buku di sore hari sambil minum kopi/teh dan mendapatkan ketenangan. Kamu selalu gelisah tentang masa depan dan takut dengan apa yang akan terjadi. Kamu ingin belajar bagaimana cara menjalani hidup sekaligus menghayatinya. Kamu ingin belajar untuk mendapat ketenangan dan kebahagiaan setiap harinya. hal yang mungkin tidak kamu sukai dari buku ini... Buku ini tidak mengupas tuntas teori-teorinya. Buku ini hanya membahas sampai batas praktikal saja. about this book blurb Setiap momen dalam hidup kita hanya terjadi sekali, dan jika membiarkannya berlalu, kita akan kehilangan selamanya. Ungkapan Jepang ini dikenal dengan "Ichigo Ichie". Ia bisa diartikan sebaagai "Once, a meeting". Ichigo Ichie mengajak kita untuk bersyukur atas...

Once Upon a Broken Heart Series: OUABH, The Ballad of Ever After, a Curse for True Love (Review Buku)

 "Menurutku, akhir yang bahagia tersedia untuk semua,. Tapi, aku juga berpendapat bahwa akhir yang bahagia belum tentu bertahan selepas tamatnya sebuah buku dan akhir yang bahagia tidak dijamin bisa didapatkan oleh semua orang. Akhir yang bahagia adalah mimpi yang ingin kabur ke tengah malam. Akhir yang bahagia adalah peti harta karun bersayap. Akhir yang bahagia adalah entitas yang liar, serampangan, dan seenaknya sendiri, harus selalu dikejar karena jika tidak, mereka pasti lari." is this book for you? buku ini untukmu, jika... Kamu suka tema fairytale, mitos, kerajaan, pesta, dansa, dan kutukan Kamu suka worldbuilding yang bagus dan suasana yang kuat Kamu suka main lead yang morally gray (+ sarkastik abis) Kamu suka romance yang bikin gregetan dan penuh plot twist Kamu suka romance trope enemies to lovers  hal yang mungkin tidak kamu sukai dari buku ini Female lead-nya kadang terlalu naif Plot tidak terlalu wow walau banyak plot twist Kebanyakan fanservice (not a bad thing...